INLINK, Jabar |Komisi XII DPR RI menyoroti ketimpangan akses listrik di Jawa Barat. Meski rasio elektrifikasi diklaim mencapai 99,99% pada 2025, faktanya masih ada sekitar 300 ribu kepala keluarga, terutama di pedesaan dan wilayah terpencil, yang belum menikmati aliran listrik.
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Dony Maryadi Oekon menegaskan bahwa capaian elektrifikasi tidak boleh hanya berbasis persentase tingkat desa atau kelurahan, tetapi harus diukur pada akses riil di tingkat rumah tangga.
Komisi XII DPR RI mendorong optimalisasi program “Jabar Caang” serta keberlanjutan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPPL) agar target elektrifikasi 100% benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya keluarga tidak mampu.





