Seorang Pelajar Tewas Terlindas Truk Kontainer, Srikandi A JUM Minta Perhatian Negara Terkait Korban Laka Di Jakut Yang Intens Terjadi

INLINK, Jakarta | Tragedi Kontainer Jakarta Utara kembali memakan Korban jiwa, kali ini menimpa salah satu pelajar dari SMK Perguruan Cikini bernama Ali Maqrori berusia sekitar 15 tahun, peristiwa lakalantas terjadi di Jl. Jampe, depan Bogasari, Tanjung Priok Jakarta Utara, sekitar pukul 20.00 wib, pada hari Sabtu, (16/5/2026).

Menurut keterangan keluarga korban, kronologi awal bermula saat almarhum dan rekannya mengendarai sepeda motor lalu terserempet mobil pribadi, korban pertama teman Ali selamat dan masih dalam penindakan medis di sebuah RS, sementara Korban ke 2 terpental kearah kanan dan mencoba berdiri, namun sayangnya dari arah belakang sebuah Kontainer melaju kencang, sehingga Ali Maqrori tewas terlindas hingga jasadnya beruraian tak berbentuk.

Salah satu Srikandi A- JUM (Aliansi Jakarta Utara Menggugat) Wiwit Angreani mewakili Pengurus hadir di malam tahlilan pertama almarhum Ali Maqrori, Ia secara pribadi maupun Aliansi merasakan duka cita yang begitu mendalam, “almarhum Ali adalah salah satu Generasi Emas yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia ini, miris diusianya yang masih belia harus menutup Usia dengan cara yang sangat tragis, ” kata Wiwit usai acara tahlilan.

“Pemerintah harus tanggung jawab, kecelakaan ini bukan sekadar musibah, melainkan akibat dari pembiaran dan lemahnya pengawasan. Ketika seorang warga negara kehilangan tangan dan masa depannya dalam sekejap bahkan kehilangan nyawa
di situlah akuntabilitas negara diuji. Negara harus hadir dan membuktikan bahwa nyawa serta ruang aman bagi rakyat adalah prioritas tertinggi, di atas kelancaran bisnis logistik apa pun, saya, Turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban, dan semoga ananda ali adik ku 1 almamater SMK Perguruan Cikini Husnul Khatimah, tutup Wiwit.

Share Berita:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post Terkait

Popular Post