INLINK, Semarang, 31 Mei 2026 – Forum Edukasi dan Advokasi Republik Indonesia Wawasan Penegakan Integritas (FERADI WPI) terus memperkuat eksistensinya sebagai organisasi yang mengedepankan kolaborasi antara paralegal, advokat, wartawan, mediator, dan berbagai elemen masyarakat dalam memberikan bantuan hukum yang berlandaskan nilai-nilai moral, kemanusiaan, dan kecintaan terhadap bangsa Indonesia.
Dalam berbagai kegiatan pendidikan dan pembinaan organisasi, FERADI WPI secara konsisten menanamkan sejumlah nilai dasar kepada seluruh anggotanya. Nilai-nilai tersebut meliputi keyakinan bahwa kehidupan berada dalam kuasa Tuhan, pentingnya mengandalkan Tuhan dalam menghadapi persoalan, keberanian untuk berdiri teguh dalam prinsip, serta pembentukan karakter yang kuat dalam menjalankan profesi dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua Umum FERADI WPI, , membagikan perjalanan hidupnya yang penuh tantangan sebagai bentuk motivasi bagi para anggota organisasi. Ia mengaku pernah mengalami masa-masa sulit, mulai dari kehilangan aset dan harta benda, mengalami keterpurukan ekonomi, hingga berjuang melawan depresi berat yang membuatnya tidak dapat bekerja dalam waktu cukup lama.
Menurutnya, berbagai ujian tersebut menjadi bagian dari proses kehidupan yang membentuk karakter dan memperkuat keyakinan spiritual. Ia meyakini bahwa setiap keberhasilan yang diraih saat ini merupakan anugerah Tuhan dan tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang hadir dalam perjalanan organisasi.
Di bawah kepemimpinannya, FERADI WPI terus berkembang dan melahirkan berbagai program serta lembaga pendukung yang bergerak di bidang hukum, mediasi, perpajakan, media, dan pemberdayaan masyarakat. Organisasi tersebut juga telah menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), Ujian Profesi Advokat (UPA), hingga proses penyumpahan advokat.
Dalam pesan pembinaannya kepada anggota, Donny Andretti menekankan lima prinsip utama yang harus menjadi pegangan dalam kehidupan maupun profesi.
Pertama, memiliki sikap hati yang senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan. Kedua, menghormati, mencintai, dan menjaga orang tua sebagai bentuk bakti dan tanggung jawab moral. Ketiga, memahami prinsip tabur tuai dengan senantiasa berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Keempat, menjaga komitmen dan kesetiaan dalam kehidupan berumah tangga. Kelima, menumbuhkan rasa cinta kepada bangsa Indonesia melalui pemikiran dan tindakan yang membawa manfaat bagi masyarakat dan negara.
Melalui nilai-nilai tersebut, FERADI WPI berharap dapat melahirkan insan-insan hukum yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugasnya, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian bagi bangsa dan negara.
“Bangunlah sikap hati yang benar, hormati orang tua, tebarkan kebaikan kepada sesama, jaga komitmen dalam keluarga, dan cintailah Indonesia melalui tindakan nyata,” pesan Ketua Umum FERADI WPI kepada seluruh anggota organisasi.Alternatif Judul:
1. FERADI WPI Perkuat Pendidikan Karakter Anggota Melalui Nilai Ketuhanan dan Pengabdian
2. Ketum FERADI WPI Bagikan Kisah Perjuangan Hidup, Inspirasi Anggota untuk Tetap Bangkit
3. Kolaborasi Advokat, Paralegal dan Wartawan, FERADI WPI Usung Semangat Pengabdian untuk Indonesia
4. FERADI WPI Tegaskan Komitmen Membangun Insan Hukum Berintegritas dan Berjiwa Sosial
5. Dari Keterpurukan Menuju Pengabdian, Pesan Inspiratif Ketum FERADI WPI untuk Anggota





