Bupati Jayawijaya Pimpin Tanam Padi Perdana di Distrik Siepkosi, Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan

INLINK,JAYAWIJAYA | Bupati Kabupaten Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., memimpin kegiatan Tanam Padi Perdana di kawasan persawahan Kampung Siepkosi, Distrik Siepkosi. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.

‎Dalam kegiatan tersebut dipaparkan Peta Area Persawahan Siepkosi yang terbagi ke dalam lima kelompok tani, yakni Kelompok Hawaly, Kelompok One, Kelompok Siwaly, Kelompok Sibi, dan Kelompok Siepkosi. Pemetaan menggunakan citra satelit tersebut menjadi dasar dalam pengelolaan lahan pertanian yang lebih terencana dan berkelanjutan,Pada Jumat 17 Juli 2026.
Berdasarkan hasil pemetaan, Kelompok Hawaly memiliki luas 166.414,73 meter persegi dengan keliling 1.746,27 meter, Kelompok One seluas 28.776,72 meter persegi dengan keliling 694,21 meter, Kelompok Siwaly seluas 71.788,84 meter persegi dengan keliling 1.099,83 meter, Kelompok Sibi seluas 64.492,64 meter persegi dengan keliling 1.435,67 meter, serta Kelompok Siepkosi seluas 101.831,85 meter persegi dengan keliling 1.350,75 meter.

‎Dalam wawancaranya, Bupati Atenius Murip menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Distrik Siepkosi yang telah menunjukkan semangat dan kerja keras dalam mengembangkan sektor pertanian.

‎ “Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya sangat bangga dan senang dengan aktivitas yang dilakukan masyarakat di Distrik Siepkosi. Dua minggu lalu kami telah turun langsung ke wilayah Sekan Dalam yang hingga saat ini belum memiliki akses jalan. Atas permintaan masyarakat, tahun depan pemerintah akan membuka akses jalan menuju wilayah tersebut serta melanjutkan pembangunan di beberapa kampung,” ujar Bupati.

‎Bupati juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jayawijaya telah berkoordinasi dengan PLN untuk pembangunan jaringan listrik di kawasan tersebut guna mendukung berbagai potensi ekonomi masyarakat, termasuk pengembangan perkebunan kopi.

‎Menurutnya, hamparan lahan yang luas di lembah Siepkosi memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan persawahan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

‎ “Kami mengucapkan terima kasih kepada lima kelompok tani yang telah bekerja dengan baik dan hari ini mengundang kami untuk melakukan tanam padi perdana. Pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada masyarakat yang terus bekerja dan memanfaatkan berkat Tuhan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” katanya.

‎Bupati menambahkan, Distrik Siepkosi memiliki berbagai potensi unggulan selain pertanian padi, di antaranya kopi, madu, buah merah, buah naga, kerajinan gelang tradisional dari wilayah Sekan, hingga potensi wisata alam yang dapat dikembangkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi masyarakat.

‎”Pemerintah akan terus memberikan pendampingan kepada masyarakat. Sebagian bantuan alat pertanian akan segera dikirim, normalisasi sungai akan dilakukan, serta pembangunan jaringan listrik akan terus didorong agar seluruh potensi yang dimiliki masyarakat dapat berkembang secara maksimal,” ungkapnya.

‎Mengakhiri keterangannya, Bupati Atenius Murip mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program pembangunan daerah melalui semangat gotong royong dan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat.

‎”Kami memohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dapat terus melaksanakan pendampingan dan pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat. Tuhan memberkati kita semua,” tutup Bupati.

(Iskhia Wakerkwa)

Share Berita:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post Terkait

Popular Post