INLINK, SRAGEN, JATENG — Upaya preventif Polres Sragen dalam menekan angka kejahatan siber dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terus digencarkan. Kali ini, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen turun langsung ke kawasan industri dengan memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada ratusan karyawan PT Jarum SKT Karangmalang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Rabu (31/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB tersebut menyasar sedikitnya 150 karyawan sebagai bagian dari langkah konkret Polres Sragen dalam meningkatkan literasi keamanan digital sekaligus kewaspadaan terhadap tindak pidana konvensional yang masih kerap terjadi di lingkungan masyarakat.
Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Ardi Kurniawan, mewakili Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, menegaskan bahwa edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan pekerja industri, merupakan kunci utama dalam pencegahan kejahatan.
“Pelaku kejahatan saat ini tidak hanya menyasar masyarakat awam, tetapi juga pekerja industri dengan berbagai modus penipuan online yang semakin canggih. Oleh karena itu, kesadaran, kewaspadaan, dan kemampuan mengenali modus menjadi benteng utama agar masyarakat tidak menjadi korban,” ujar AKP Ardi Kurniawan.
Dalam penyuluhan tersebut, personel Satreskrim memaparkan secara rinci berbagai modus penipuan online yang marak terjadi, mulai dari phishing, penipuan hadiah, penipuan investasi, hingga penipuan belanja online. Para peserta diberikan pemahaman mengenai pola psikologis yang kerap digunakan pelaku, seperti menciptakan rasa panik, urgensi palsu, memanfaatkan emosi, hingga menjanjikan keuntungan besar yang tidak masuk akal.
AKP Ardi menekankan pentingnya sikap tenang dan teliti saat menerima pesan atau tawaran yang mencurigakan.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan membagikan data pribadi, termasuk nomor rekening, PIN, maupun kode OTP kepada pihak mana pun.
“Jika sudah terlanjur menjadi korban, jangan ragu dan jangan menunda. Segera hubungi pihak bank untuk memblokir rekening, lalu laporkan ke kantor kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Selain penipuan online, Satreskrim Polres Sragen juga memberikan penyuluhan pencegahan curanmor, mengingat tingginya mobilitas karyawan yang menggunakan kendaraan bermotor.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada saat memarkir kendaraan, baik di rumah maupun di tempat kerja, menggunakan kunci ganda, serta memanfaatkan teknologi keamanan seperti CCTV.
“Kewaspadaan sederhana seperti kunci ganda dan parkir di tempat aman sangat efektif mencegah niat pelaku kejahatan. Bila terjadi tindak pidana curanmor, masyarakat kami imbau segera menghubungi Call Center Polri 110,” tambah AKP Ardi.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Satreskrim dan Polsek Masaran, antara lain Ipda Warsito, (KBO Satreskrim), Iptu Sriyadi, (Kanit II Tipidter), Ipda Suwarno, (Kanit I Tipidum), Aiptu Agus Setiawan (Bhabinkamtibmas Polsek Masaran), serta Aiptu Sri Harsono (Kanit Reskrim Polsek Masaran).
Dari pihak perusahaan, hadir Heru Herawan, Kabag PT Jarum SKT Karangmalang.
Melalui kegiatan ini, Polres Sragen berharap terbangun sinergi antara kepolisian, dunia industri, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta terbebas dari ancaman kejahatan, baik di ruang digital maupun di kehidupan sehari-hari.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar, serta mendapat respons positif dari para peserta yang aktif berdialog dan mengajukan pertanyaan seputar kasus-kasus yang kerap mereka jumpai di lapangan.





