INLINK, Internasional | Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran terkait akses pelayaran di Selat Hormuz.
Sebelumnya, Trump telah memberikan ultimatum 48 jam kepada Iran untuk membuka jalur tersebut. Kini, melalui pernyataan terbarunya di Truth Social pada Minggu (5/4/2026), ia kembali menaikkan tekanan dengan nada yang jauh lebih keras.
Dalam unggahannya, Trump menulis:
“Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik dan Hari Jembatan, semuanya digabung jadi satu, di Iran. Tidak akan ada yang seperti itu. Buka Selat Si*l*n itu, kalian orang-orang gila, atau kalian akan hidup dalam neraka — LIHAT SAJA! Segala puji bagi Allah.”
Pernyataan tersebut memperkuat sinyal bahwa Amerika Serikat mempertimbangkan langkah militer, termasuk kemungkinan menargetkan infrastruktur strategis Iran seperti pembangkit listrik dan jembatan dalam waktu dekat.
Situasi ini berkembang di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah dalam beberapa pekan terakhir, termasuk insiden jatuhnya pesawat tempur AS di wilayah Iran serta operasi militer lanjutan.
Sumber: Axios, Fox News





