Bupati Jayawijaya Ajak Semua Pihak Bersinergi Menyelamatkan Generasi Muda Papua

INLINK,JAYAWIJAYA | Bupati Kabupaten Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, gereja, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat dalam menyelamatkan generasi muda Papua dari berbagai tantangan sosial yang dihadapi saat ini.

‎Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat melakukan kunjungan ke Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Jayawijaya dalam kegiatan peninjauan kantor KPA serta penyerahan dana hibah Program Makanan Tambahan (PMT) kepada 18 puskesmas, LSM, dan kelompok kerja (Pokja) di Kabupaten Jayawijaya,pada Senen 13 Juli 2026.

‎Dalam wawancaranya, Bupati Atenius Murip menyampaikan bahwa masa depan Papua sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dibina sejak usia dini.

‎”Generasi muda Papua saat ini menghadapi berbagai tantangan akibat pengaruh globalisasi, mulai dari penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga banyak anak yang putus sekolah dan belum memiliki kemampuan membaca maupun menulis dengan baik. Kondisi ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Bupati.

‎Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memberikan perhatian besar terhadap upaya-upaya pembinaan generasi muda melalui pendidikan, pembentukan karakter, pembinaan keterampilan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

‎Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dan kerja sama dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah provinsi, lembaga pendidikan, organisasi sosial, gereja, tokoh masyarakat, serta para orang tua.

‎”Mari kita bergandengan tangan, bersatu hati untuk menyelamatkan generasi Papua. Anak-anak yang kita bina hari ini adalah calon pemimpin masa depan, calon bupati, calon gubernur, dan pemimpin di berbagai bidang. Karena itu investasi terbaik adalah membangun manusianya,” tegasnya.

‎Bupati juga menekankan bahwa pembangunan Papua tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur semata, tetapi yang paling utama adalah pembangunan manusia.

‎”Papua bukan hanya tentang gunung, sungai ataupun bangunan. Papua adalah manusianya. Jika manusianya maju, maka daerah ini akan maju, gereja akan maju, masyarakat akan maju, dan masa depan Papua akan semakin baik,” katanya.

‎Pada kesempatan tersebut, Bupati Atenius Murip mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memberikan perhatian kepada anak-anak dan remaja Papua melalui pendidikan, pembinaan karakter, pelatihan keterampilan, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi tumbuh kembang generasi penerus.

‎Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, lanjut Bupati, akan terus mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari komitmen mewujudkan Jayawijaya yang maju, sehat, dan sejahtera.

(Iskhia Wakerkwa)

Share Berita:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post Terkait

Popular Post