INLINK,SEMARANG | Bupati Kabupaten Jayawijaya, Atenius Murip, SH., MH., melakukan kunjungan kepada anak-anak jalanan asal Jayawijaya yang tengah mengikuti program pendidikan dan pelatihan di Kota Semarang. Program tersebut dilaksanakan selama enam bulan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pemberdayaan generasi muda Papua.
Kegiatan pelatihan yang berlangsung di Miracle Healing Center ini merupakan bagian dari Program Pendidikan, Pembinaan dan Pelatihan bertajuk “Dari Pegunungan Papua Untuk Dunia”, yang bertujuan membangun generasi emas anak Jayawijaya yang berkualitas, berakhlak mulia, dan sejahtera.
Dalam kunjungannya, Bupati Atenius Murip memberikan motivasi dan arahan secara langsung kepada para peserta. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak yang sebelumnya hidup di jalanan.
Dalam wawancaranya, Bupati menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah di tengah-tengah anak-anak tersebut adalah bentuk tanggung jawab moral dan sosial untuk memastikan mereka mendapatkan pendidikan, pembinaan karakter, serta keterampilan hidup yang memadai.
“Kami ingin anak-anak Jayawijaya memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Mereka adalah generasi penerus yang harus dibina dengan baik, diberikan pendidikan, keterampilan, serta nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab. Harapan kami, setelah menyelesaikan pelatihan ini, mereka dapat kembali menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan mampu membangun daerahnya,” ujar Bupati.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Jayawijaya akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap perkembangan peserta selama mengikuti pelatihan, serta memastikan program ini berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Kunjungan tersebut disambut antusias oleh para peserta pelatihan. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh pemerintah daerah, serta berkomitmen untuk mengikuti seluruh proses pembinaan dengan sungguh-sungguh.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berharap dapat mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, sekaligus mengurangi permasalahan sosial di daerah, khususnya yang berkaitan dengan anak-anak jalanan.
(Ishkia Wakerwa)





