Pemkab Jayawijaya Perkuat Kerja Sama dengan Yayasan Indonesia Cerdas, Tambah 40 Guru untuk Sekolah di 40 Distrik

INLINK,JAYAWIJAYA | Pemerintah Kabupaten Jayawijaya terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kerja sama dengan Yayasan Indonesia Cerdas. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan Yayasan Indonesia Cerdas terkait penyaluran tenaga pendidik ke wilayah-wilayah yang masih mengalami kekurangan guru.

Dalam wawancara, Bupati Kabupaten Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., mengatakan bahwa selama ini Yayasan Indonesia Cerdas telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan tenaga pendidik dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengajar di Kabupaten Jayawijaya,pada Sabtu 14 Juli 2026.

“Hari ini Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan Yayasan Indonesia Cerdas yang selama ini telah menjalin kerja sama dalam penyaluran tenaga pendidik dari berbagai daerah di Nusantara. Saat ini sudah ada 50 guru Indonesia Cerdas yang mengabdi dan mengajar dengan setia di berbagai sekolah yang tersebar di 40 distrik,” ujar Bupati.

Menurutnya, sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Jayawijaya di bidang pendidikan, pemerintah kembali menambah kuota tenaga pendidik Indonesia Cerdas. Tahun ini sebanyak 40 guru baru akan ditempatkan di berbagai sekolah, sehingga total tenaga pendidik Indonesia Cerdas yang bertugas di Jayawijaya menjadi sekitar 90 orang.

“Guru-guru ini akan ditempatkan di 137 sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama yang masih membutuhkan tenaga pendidik. Kami berharap mereka dapat melanjutkan pengabdian sebagaimana guru-guru Indonesia Cerdas yang telah lebih dahulu mengajar dengan penuh dedikasi, meskipun bertugas di daerah-daerah terpencil,” katanya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, perempuan, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mendukung para tenaga pendidik yang bertugas di Jayawijaya.

“Mereka datang untuk mendidik anak-anak kita. Karena itu kami mengimbau agar seluruh masyarakat menjaga, melayani, dan memberikan rasa aman kepada para guru. Jangan ada tindakan yang mengganggu ataupun menghambat tugas mereka. Pendidikan adalah tanggung jawab kita bersama demi menyiapkan sumber daya manusia Jayawijaya yang lebih baik di masa depan,” tegasnya.

Selain menghadirkan guru dari Yayasan Indonesia Cerdas, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya juga terus memperhatikan guru honorer yang telah lama mengabdi. Pemerintah berkomitmen memfasilitasi proses penyelesaian status mereka melalui skema yang sedang dipersiapkan.

Bupati menjelaskan bahwa guru-guru Indonesia Cerdas akan ditempatkan di seluruh sekolah yang membutuhkan, baik sekolah yang sebelumnya berada di bawah yayasan maupun sekolah negeri.

“Di Jayawijaya seluruh sekolah telah dibiayai oleh pemerintah daerah. Karena itu penempatan guru dilakukan berdasarkan kebutuhan sekolah, baik di SD YPPGI, YPK, YPPK, sekolah negeri maupun sekolah lainnya,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pembiayaan program tenaga pendidik Indonesia Cerdas bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), termasuk alokasi Dana Otonomi Khusus yang dikelola melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya.

Sementara itu, Ketua Bidang I Pekabaran Injil-Misi Yayasan Indonesia Cerdas, Pdt. Prof. Dr. Fransiskus Irwan Widjaya, Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya yang selama satu dekade terakhir tetap konsisten mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

“Puji syukur, kami sudah melayani di Tanah Papua selama kurang lebih 13 tahun dan khusus di Kabupaten Jayawijaya sudah memasuki tahun ke-10. Selama sepuluh tahun ini Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menunjukkan komitmen yang luar biasa terhadap dunia pendidikan. Meskipun beberapa guru kami telah diangkat menjadi ASN maupun PPPK, pemerintah tetap meminta penambahan tenaga pendidik baru sehingga pelayanan pendidikan tetap berjalan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa Yayasan Indonesia Cerdas saat ini mampu mengirim sekitar 40 guru baru sehingga total guru yang bertugas mencapai sekitar 90 orang. Ke depan, yayasan akan terus melakukan rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan guru di sekolah-sekolah yang masih kekurangan tenaga pendidik.

Menurutnya, seluruh guru Indonesia Cerdas mendapatkan pembinaan khusus sebelum diberangkatkan ke daerah penugasan.

“Kami melatih mereka bukan hanya menjadi pengajar, tetapi menjadi pelayan yang mengabdi sepenuh hati. Mereka diajarkan untuk mencintai tempat penugasan dan hadir bukan untuk mencari kehidupan, melainkan untuk membagikan kehidupan kepada masyarakat. Semangat inilah yang membuat mereka mampu bertahan dan melayani di daerah-daerah yang memiliki tantangan geografis maupun sosial,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa saat ini Kabupaten Jayawijaya menjadi satu-satunya daerah di wilayah Papua Pegunungan yang secara konsisten setiap tahun menjalin kerja sama penempatan guru bersama Yayasan Indonesia Cerdas.

Melalui kerja sama yang terus diperkuat tersebut, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berharap pemerataan pendidikan di seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil, dapat terus ditingkatkan sehingga seluruh anak-anak Jayawijaya memperoleh akses pendidikan yang berkualitas sebagai bekal membangun masa depan daerah.

(Iskhia Wakerkwa)

Share Berita:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post Terkait

Popular Post