INLINK, KENDAL — Polres Kendal menggelar kegiatan Bakti Sosial Kesehatan dan Bantuan Sosial (Bansos) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di Balai Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diisi dengan donor darah serta penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu.
Kegiatan dipimpin Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar dan dihadiri sejumlah pejabat Polres Kendal, unsur TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, serta warga dari 12 desa di Kecamatan Ngampel.
Dalam kegiatan tersebut, Polres Kendal menyalurkan bantuan sosial kepada 50 warga kurang mampu yang sebelumnya belum pernah menerima bantuan serupa. Setiap penerima mendapatkan satu paket sembako dan beras sebanyak 2,5 kilogram.
Selain penyaluran bantuan sosial, kegiatan juga diisi bakti sosial kesehatan berupa donor darah yang diikuti 125 personel Polres Kendal dan 15 personel Yon TP Kendal. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.
Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan sekitar.
“Kegiatan bakti sosial kesehatan dan bantuan sosial ini merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80. Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat,” ujar AKBP Hendry Susanto Sianipar.
Kepala Desa Jatirejo, Supari, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang melibatkan masyarakat dan berbagai unsur terkait di wilayah Kecamatan Ngampel.
Kegiatan turut dihadiri Kabag Log Polres Kendal Kompol A. Shodiqin, Kapolsek Pegandon AKP Nugroho Agung P, anggota Koramil Pegandon, personel Yon TP Kendal, Pokdar Kamtibmas, Saka Bhayangkara Bahurekso Kendal, perangkat desa, serta warga setempat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, tertib, aman, dan kondusif hingga selesai.





