INLINK, Sragen, Jateng — Semangat mewujudkan swasembada pangan nasional terus digelorakan jajaran Polres Sragen hingga ke pelosok desa. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas dan personel Polsek, kepolisian hadir langsung mendampingi para petani jagung guna memastikan produktivitas pertanian tetap terjaga.
Pendampingan tersebut terlihat dari serangkaian pengecekan tanaman jagung yang dilakukan di sejumlah wilayah Kecamatan Sambirejo, Ngrampal, Plupuh hingga Mondokan dalam dua hari terakhir.
Di wilayah Polsek Sambirejo, personel kepolisian melakukan monitoring lahan jagung milik warga Desa Musuk seluas 1.500 meter persegi. Tanaman jagung yang telah memasuki usia 75 hari tampak tumbuh subur dengan warna daun hijau merata dan tanpa gangguan hama berarti.
Hasil serupa juga ditemukan personel Polsek Ngrampal saat melakukan pengecekan di lahan pertanian milik warga Desa Klandungan. Tanaman jagung dilaporkan berkembang baik, mulai berbuah, serta mendapat dukungan pemupukan dan perawatan rutin dari para petani.
Tak hanya memastikan kondisi tanaman, anggota Polri juga berdialog langsung dengan para petani terkait kebutuhan pupuk, pengairan hingga kendala di lapangan.
Pendekatan humanis tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergitas antara Polri dan masyarakat desa.
Sementara di Kecamatan Plupuh, Polsek Plupuh melakukan pengecekan lahan baku sawah yang dipersiapkan sebagai area tanam jagung baru.
Langkah itu dilakukan guna mendukung peningkatan luas tanam dan produktivitas pangan di Kabupaten Sragen.
Sedangkan di wilayah Polsek Mondokan, petugas mendapati tanaman jagung warga tumbuh sehat dengan tinggi rata-rata mencapai 130 sentimeter.
Tanaman juga tidak mengalami serangan hama serta didukung penggunaan pupuk organik dan sistem pengairan alami tadah hujan.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari memberikan apresiasi kepada seluruh personel Polsek jajaran yang terus aktif melakukan pendampingan kepada masyarakat tani.
Menurutnya, ketahanan pangan merupakan isu strategis nasional yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk institusi kepolisian.
“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga mendukung langsung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan. Kehadiran anggota di tengah petani diharapkan mampu memberi semangat serta membantu memastikan hasil pertanian masyarakat tetap optimal,” ungkap Kapolres.
Ia menambahkan, keberhasilan sektor pertanian akan berdampak besar terhadap stabilitas ekonomi masyarakat pedesaan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional.
Dengan langkah konkret yang dilakukan hingga tingkat desa, Polres Sragen menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan dan mendukung program pemerintah.





