KABARTODAY,WAMENA | Wakil Presiden Republik Indonesia beserta rombongan tiba di Stadion Pendidikan Itlay Ikinia, Kabupaten Jayawijaya, dan melanjutkan agenda kegiatan dengan olahraga bersama berupa pertandingan sepak bola bersama komunitas kelompok umur dan Sekolah Sepak Bola (SSB) yang ada di Wamena.
Kehadiran Wakil Presiden disambut hangat oleh Bupati Kabupaten Jayawijaya yang juga menjabat sebagai Ketua PSSI Provinsi Papua Pegunungan, Atenius Murip, S.H., M.H., didampingi oleh Ibu Bupati yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya, Ny. dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kabupaten Jayawijaya.
Kegiatan olahraga bersama ini berlangsung penuh keakraban dan antusiasme, khususnya dari anak-anak dan generasi muda pecinta sepak bola. Wakil Presiden tampak berbaur langsung di lapangan, memberikan semangat serta motivasi kepada para pemain muda yang sedang menekuni olahraga sepak bola.
Dalam wawancara, Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kehadiran Wakil Presiden di Wamena memberikan kesan yang sangat positif bagi masyarakat Papua Pegunungan, khususnya bagi perkembangan sepak bola.
“Kesannya sangat positif. Kehadiran Wakil Presiden Republik Indonesia, orang nomor dua di negeri ini, yang datang langsung ke Wamena dan bermain sepak bola bersama anak-anak SSB, merupakan motivasi besar bagi generasi muda kami. Anak-anak merasa senang dan bangga karena Wakil Presiden hadir langsung untuk melihat bagaimana mereka bermain bola,” ujar Bupati.
Lebih lanjut disampaikan, kunjungan ini menjadi simbol kebangkitan sepak bola di Papua Pegunungan. Menurutnya, PSSI Papua Pegunungan saat ini tengah giat melakukan pembinaan sepak bola secara berjenjang.
“Kehadiran Wakil Presiden ini juga menjadi motivasi awal menjelang pelaksanaan Liga 4 Nasional yang direncanakan akan digelar pada 14 Februari mendatang. Wakil Presiden melihat langsung kondisi lapangan yang akan digunakan, sehingga ini menjadi dorongan semangat bagi kami,” jelasnya.
Bupati Atenius Murip juga berpesan kepada seluruh masyarakat Jayawijaya, khususnya anak-anak yang tergabung dalam SSB, agar terus meningkatkan latihan dan disiplin dalam pembinaan olahraga, mulai dari tingkat dasar hingga ke jenjang yang lebih tinggi.
“Kita optimis kebangkitan sepak bola Indonesia, khususnya di Papua Pegunungan, bisa terwujud. Papua memiliki talenta alami dalam sepak bola. Tinggal bagaimana pembinaan dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan, dari SSB hingga ke tingkat kabupaten, provinsi, nasional, bahkan internasional,” tambahnya.
Terkait kendala, Bupati menyebutkan bahwa tantangan utama saat ini adalah keterbatasan sarana dan prasarana olahraga. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya terus berupaya membangun fasilitas pendukung, termasuk lapangan sepak bola standar, serta menjaga stabilitas sosial agar aktivitas olahraga tidak terganggu.
“Kami yakin, dengan kerja sama semua pihak dan dukungan pemerintah, olahraga sepak bola di Papua Pegunungan akan terus berkembang dan melahirkan pemain-pemain berkualitas,” pungkasnya.