March 25, 2023 Jakarta
Dark Light

Inlink

Inlink > Daerah > Para Pelaku Pengoplos Gas Subsidi Tak Berkutik Saat Dibekuk Polres Metro Bekasi

Para Pelaku Pengoplos Gas Subsidi Tak Berkutik Saat Dibekuk Polres Metro Bekasi

INLINK, Bekasi | Pelaku pengoplos gas bersubsidi yang meresahkan masyarakat akhirnya dibekuk oleh jajaran Satreskrim Polres Metro Bekasi, pada (13/7/2022. Ratusan tabung gas oplosan siap edar disita petugas.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi kota, Kompol Ivan Adhitira mengatakan terungkapnya kasus tersebut, berawal dari laporan masyarakat terkait adanya oknum pelaku yang melakukan pelanggaran penjuala gas untuk mencari keuntungan.

“Jadi kelompok ini, mengubah dari gas subsidi menjadi non subsidi. Artinya ada pelanggaran pelanggaran migas di dalamnya,” terang Kompol Ivan dalam siaran persnya, Rabu (13/7/2022).

Setelah dilakukan penyelidikan, jajaran Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota pun langsung melakukan penangkapan terhadap para pelaku di sebuah gudang di wilayah Bantargebang, Kota Bekasi. Dan benar para pelaku melakukan pelanggaran perlindungan konsumen.

“Kami sita tiga unit mobil daihatsu grandmax, 15 regulator itu selang. Kami amankan 474 tabung gas ukuran 3 kilogram, 17 tabung gas 50 kilogram, 136 tabung gas ukuran 12 kilogram,” katanya.

Dalam aksinya ini, pelaku ML (28), TP (30), BK (38), dan DFB (23) yang berhasil diamankan melakukan pengoplos gas bersubsidi dengan cara memindahkan isi dari tabung gas 3 kilogram ke tabung gas 12 kilogram maupun 50 kilogram, tanpa adanya penimbangan.
“Jadi para konsumen pun tidak tahu, berat sebenarnya dari 12 kilogram hasil dari pemindahan itu. Diakui pelaku jika mereka membutuhkan 4 tabung gas 3 kilogram untuk mengisi tabung gas 12 kilogram,” katanya.

Berdasarkan keterangan para pelaku, jika tabungan gas 3 kilogram itu didapat dari membeli di sekitar gudang mereka beraksi dengan kisaran harga Rp.18.500 sampai Rp. 20.000.

Para pelaku juga mengaku baru dua minggu menjalankan bisnis terlarangnya ini.
“Mereka baru dua minggu ada di wilayah Kota Bekasi, baru melakukan dan sudah tercium oleh kita dan langsung kita amankan,” ujarnya.

Diungkapkan oleh Ivan, para pelaku ini sebelumnya juga pernah beraksi di wilayah Bogor Jawa Barat. Hanya saja, dua pekan lalu baru pindah ke Kota Bekasi.
Sehingga para pelaku sudah mahir dan memahami cara pengoplosan gas bersubsidi itu.

Terhadap kesalahannya pelaku dikenakan pasal 40 (9) UU RI nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja atas perubahan ketentuan pasal 55 UU RI nomor 11 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi atau pasal 62 ayat 1 jo pasal 8 huruf B dan C UU RI nomor 8 tahun 99 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.