INLINK,WAMENA | Pemerintah Kabupaten Jayawijaya di bawah kepemimpinan Bupati Atenius Murip, SH., MH., menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat di sejumlah distrik yang terdampak konflik perang suku di Woma antara kelompok suku Lanny dan Yali Hubula.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Bupati bersama rombongan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang mengalami dampak akibat konflik tersebut.
Dalam wawancara usai penyerahan bantuan, Bupati Atenius Murip menyampaikan bahwa pemerintah daerah hadir untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan perdamaian di wilayah Jayawijaya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dari 40 distrik yang telah menahan diri untuk tidak terlibat dalam aksi tersebut. Kami berharap seluruh masyarakat dapat mendukung upaya penyelesaian masalah ini sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,” ujar Bupati.
Bantuan pertama diserahkan kepada masyarakat Distrik Musatfak dengan rincian berupa uang tunai sebesar Rp100 juta, beras 2 ton, gula 50 kilogram, kopi 2 karton, Indomie 20 karton, dan minyak goreng 2 karton.
Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat Distrik Piramid berupa uang tunai sebesar Rp100 juta, beras 2 ton, Indomie 20 karton, gula 50 kilogram, minyak goreng 1 karton, dan kopi 1 karton.
Sementara itu, bantuan bagi masyarakat Distrik Hubikiak terdiri atas beras 2 ton, minyak goreng 3 karton, Indomie 20 karton, kopi 2 karton, serta gula 50 kilogram.
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak serta mempererat persaudaraan dan semangat perdamaian di tengah masyarakat.
Pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban demi terciptanya kehidupan yang aman, damai, dan harmonis di Kabupaten Jayawijaya.
(Iskhia Wakerkwa)





